Pelaksanaan OTAAS, Pemkab Indramayu Rutinkan PMT

  • Bagikan
IST

KABARPANTURA.id – Program Orang Tua Asuh Anak Stunting (OTAAS) yang diinisiasi oleh Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina terus membuahkan hasil dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Indramayu.

Dalam pelaksanaannya, Program OTAAS dilaksanakan oleh setiap Perangkat Daerah bersama Pemerintah Kecamatan (pemcam) dan Puskesmas memberikan perhatiannya dengan ikut andil dalam pemenuhan gizi anak risiko stunting.

Sama halnya, yang telah dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu di Kecamatan Binaan yakni Kecamatan Tukdana, pada setiap dua hari dalam satu minggu, Diskominfo Indramayu bersama Pemcam Tukdana serta Puskesmas Tukdana dan Puskesmas Kerticala memberikan Pemberian Makanan Tambahan, Kamis (13/06/2024).

Bertempat di Kantor Kecamatan Tukdana, kegiatan PMT yang telah dilaksanakan secara rutin tersebut telah terjadi penurunan angka prevalensi stunting. Jumlah angka anak yang beresiko stunting yang mulanya berjumlah 32 anak pada akhir bulan mei lalu, sekarang sudah turun menjadi 27 anak.

Penyerahan PMT yang berupa kudapan bergizi tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Diskominfo Indramayu yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Statistik dan Persandian Diskominfo Indramayu, Kiky Nurhakiky beserta jajaran, Camat Tukdana, Muhammad Hidayat beserta Jajaran dan Kepala Puskesmas Kerticala serta Kepala Puskesmas Tukdana.

Menurut, Kabid Statistik dan Persandian, Kiky Nurhakiky mengungkapkan, selain kegiatan penyerahan PMT di kantor Kecamatan Tukdana, jajaran Diskominfo bersama Pemcam Tukdana dan Puskesmas selalu memberikan dukungan kepada para orang tua anak asuh stunting.

“Selain penyerahan PMT yang kami lakukan dalam dua kali pada setiap minggunya, kami juga bersama para ahli gizi selalu melakukan dukungan kepada para orang tua dengan memberikan pendampingan pemberian makanan yang bergizi bagi anak,” ungkapnya.

Diketahui, selain pemberian makanan tambahan di Kantor Kecamatan Tukdana, Diskominfo Indramayu juga memberikan langsung kepada anak risiko stunting di Puskesmas Kerticala. (Rastim Kenaji) ***

  • Bagikan