Pascalebaran di Kota Cirebon Tes Rapid Antigen Digenjot

  • Bagikan

KABARPANTURA.ID – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon intensifkan tracing dan testing di tingkat mikro pasca libur lebaran 2021. Tes rapid antigen kini juga bisa dilakukan di semua puskesmas di Kota Cirebon.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan sejak berakhirnya libur Idulfitri 2021, pemerintah pusat sudah mengingatkan ke setiap pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan di tingkat mikro.

“Itu juga kami lakukan saat ini,” ungkap Agus, Selasa, 25 Mei 2021. Setiap camat, lurah hingga RW dan RT diminta untuk melakukan pengawasan terhadap orang yang baru bepergian dari luar kota. Mereka yang baru bepergian dari luar kota juga diminta terlebih dahulu untuk melakukan isolasi mandiri sebelum membaur dengan masyarakat.

Pekan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mengkategorikan Kota Cirebon menjadi satu-satunya zona merah penyebaran Covid-19 di Jabar. Masuknya Kota Cirebon ke zona merah, lanjut Agus, sebagai dampak meningkatnya tracing dan testing yang telah dilakukan pasca libur Idulfitri 2021.

“Sebelumnya, sejumlah langkah antisipasi juga telah kami lakukan,” ungkap Agus.

Langkah antisipasi tersebut di antaranya meningkatkan kapasitas ruang isolasi sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Cirebon. Seperti RSD Gunung Jati dan RS Ciremai yang semula memiliki kapasitas 100 tempat tidur ditingkatkan menjadi 140 tempat tidur.

Bahkan jika terjadi outbreak, mereka juga akan mendirikan tenda di hotel Ono’s, tempat isolasi mandiri terpusat yang telah disewa oleh Pemda Kota Cirebon. [prokopim]

  • Bagikan